Sabtu, 20 September 2014

Cara Mudah Memperbaiki Flashdisk USB Device Not Recognized

Anda pernah menemui error Flashdisk USB Device Not Recognized? jika iya sebenarnya ada Cara Mudah Memperbaiki Flashdisk USB Device Not Recognized untuk supaya USb anda berjalan seperti yang kita inginkan. ada beberapa langkah yang bisa memperbaiki error ini dan saya sarankan ada coba semua cara yang akan saya jelaskan nanti. Error USB Device Not Recognized sangat menjengkelkan karena bisa menghambat kerja kita apalagi kita terburu-buru untuk memprint, copy file penting tapi pas dicoloking ke port USB muncul error ini. tapi seperti yang saya bilang tadi anda tidak perlu cemas dengan kejadian error ini karena saya yakin semua orang yang mempunyai falshdisk atau apapun itu yang ahrus dihubungkan dengan komputer atau laptop pernah mengalami error seperti ini.

Tapi kebanyakan orang ketika muncul error ini langsung menjudge bahwa USB atau port USB laptop sudah rusak, padahal bukan itu penyebab error ini. kami berharap artikel ini bisa membantu menyelesaikan problem anda dan semua device yang harus dicolokan ke port USB akan kembali normal. Ok untuk lebih jelasnya bagaimana untuk memperbaiki USB Device Not Recognized silahkan baca artikel dibawah ini.








Jumat, 19 September 2014

Mengembalikan file yang terkena virus di Flashdisk

Ada dua cara yang dapat kita lakukan :
pertama dengan mengatur untuk menampilkan file hidden pada folder atau tidak
berikut caranya

1. Buka windows explorer, trus pilih organize 


2. klik Folder and search Options -->View --> Show Hidden Files, folder and drives .

Tetapi cara diatas terkadang tidak berhasil memunculkan kembali data/file yang ke hidden. untuk itu kita dapat menggunakan perintah yang ada di command prompt berikut caranya :

1. Sambungkan flashdisk ke komputer, lihat flashdisk terbaca di drive apa.
    disini kita ambil contoh kebacanya di drive E
2. Sekarang klik Start ketik cmd lalu tekan enter maka akan muncul kotak cmd.
3. Karena flashdisk terbaca di drive E maka kita harus pindah direktori ke E terlebih dahulu. cara
    untuk pindah tinggal ketik E: lalu enter

Setelah itu ketik perintah berikut :
attrib -s -h /s /d *.*

4. terakhir tekan enter
    Maka data yang ke hidden atau hilang akibat virus akan muncul kembali.saran saya setelah muncul
    simpan data ketempat yang     aman lalu format flashdisk tersebut. 

Sabtu, 05 Juli 2014

MALING YANG JUJUR

           
Setelah melalui masa belajar selama bertahun-tahun di sebuah pesantren, semua santri senior dikumpulkan di rumah pak kiyai. Moment ini digunakan oleh pak kiyai untuk memberikan bekal terakhir sebelum para santri terjun di masyarakat. Pak kiyai menasehati murid-muridnya supaya tidak menjadi beban orang lain setelah lulus dari pesantren. Santri yang tamat dari pesantren harus menjadi manusia yang mandiri, bekerja untuk membiayai hidup sendiri.
         Para calon alumni mendengarkan petuah pak kiyai dengan seksama, mereka memasukkan dalam-dalam segala yang disampaikan ke lubuk hati. Pak kiyai mengakhiri nasehatnya dengan membuka pertanyaan. Semua santri calon alumni diperbolehkan bertanya tentang segala hal yang masih kurang dimengerti.
Seorang santri memberanikan diri bertanya
          “Pak kiyai, panjenengan mengatakan bahwa santri setelah lulus dari pesantren harus bekerja. Saya minta petunjuk pak kiyai, pekerjaan apa yang paling baik buat kami?”
Pak kiyai tersenyum mendapatkan muridnya bertanya, beliau pun menjawab.
“Pekerjaan yang terbaik adalah pekerjaan yang dilakukan oleh orang tua”
          Si santri yang bertanya termenung di dalam kamarnya. Kata-kata pak kiyai dua hari lalu tentang pekerjaan terbaik membuat dia bimbang. Sudah bukan rahasia lagi, almarhum ayahnya adalah seorang pencuri. Bahkan ayahnya meninggal setelah dipukuli oleh penduduk karena tertangkap basah mencuri sebuah televisi. Mencuri adalah perbuatan salah yang dilarang oleh agama. Jika dia melakukan pekerjaan itu tentunya dia akan mendapat murka Allah swt. Tapi nasehat guru juga harus digugu dan ditiru. Guru adalah pengganti orang tua, jika ridha Allah berada dalam ridha orang tua begitu pula ridha Allah akan berada dalam ridha Guru. Apalagi pak kiyai adalah seorang guru yang alim, mengerti ilmu agama dan melaksanakan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.
          Malam berikutnya si santri bangun tengah malam, mengambil wudlu, kemudian melaksanakan shalat sunah. Dia sudah membulatkan tekad untuk mengikuti nasehat gurunya. Orang tua sudah tidak ada jadi dia hanya memiliki seorang guru yang harus ditaati. Dia yakin dengan mentaati perintah gurunya, kebahagiaan akan datang.
          Segera setelah menyelesaikan doa, santri yang ayahnya pencuri ini memulai pekerjaannya. Dia mengamati seluruh rumah yang ada di kampung. Ternyata dari sekian banyak rumah ada sebuah rumah yang nampak lebih menonjol dari selainnya. Rumah tersebut tingkat dua dengan halaman yang sangat luas. Dia meyakinkan hati bahwa rumah itu merupakan sasaran yang tepat.
          Si santri masuk ke rumah besar tersebut melalui jendela belakang. Dia segera mencari-cari barang berharga di dalam rumah yang bisa dibawa pulang. Setelah menelusuri setiap sudut rumah, maling dadakan itu berhasil mendapatkan sebuah kotak perhiasan yang berisi bermacam-macam perhiasan. Merasa cukup dengan apa yang telah didapatkan, si santri bergegas meninggalkan rumah. Baru saja berniat pergi, dari corong masjid terdengar suara azan. Santri masih ingat pesan gurunya bahwa shalat yang terbaik adalah shalat yang dilaksanakan tepat pada waktunya. Berbekal sarung yang dipakai menutupi wajahnya, dia mengambil air wudhu lalu melaksanakan shalat subuh di mushola yang terdapat di dalam rumah tersebut.
Di dalam sebuah kamar besar, seorang wanita paruh baya terbangun dari tidurnya. Wanita pemilik rumah ini segera pergi ke kamar mandi mengambil air wudhu. Ketika kakinya memasuki mushola, si wanita setengah baya terkejut melihat ada seorang laki-laki asing yang sedang shalat di dalam rumahnya. Si wanita pemilik rumah diam menunggu laki-laki asing menyelesaikan shalat.
Setelah si laki-laki mengakhiri shalatnya dengan salam ke sisi kiri, wanita paruh baya langsung membuka suara,
“Siapa gerangan saudara yang shalat di dalam mushola saya?”
          Si santri terperanjat mendengar suara seorang perempuan dari belakang punggungnya. Dia memutar badannya berhadapan dengan ibu pemilik rumah. Dengan terbata-bata dia menjawab,
“Saya pulan bin pulan”
“Mengapa sepagi ini saudara berada di rumah saya?”
“Maaf ibu, saya datang ke sini untuk mencuri”
          Ibu pemilik rumah terdiam sebentar mendengar jawaban si laki-laki asing yang ternyata mengaku sebagai pencuri. Dalam hati dia berkata, ‘tidak mungkin ada pencuri yang mengaku. Pasti ada sesuatu yang disembunyikan oleh anak muda ini’
          Ibu pemilik rumah meminta si pencuri menunggu dia melaksanakan shalat subuh. Setelah selesai shalat subuh, wanita paruh baya membuka pertanyaan dengan menanyakan asal laki-laki yang mengaku sebagai pencuri itu. Si pencuri pun menjelaskan asal usulnya, tentang ayahnya yang pencuri dan nasehat gurunya tentang pekerjaan terbaik. Wanita paruh baya pemilik rumah besar tertarik dengan penjelasan tamu tidak diundangnya. Dalam hatinya terbesit kekaguman akan kepolosan dan kejujuran si laki-laki muda. Wanita paruh baya mengakhiri perbincangan dengan mengundang si anak muda datang ke rumahnya esok lusa.
          Pada hari yang sudah ditentukan si santri datang ke rumah wanita paruh baya yang ternyata seorang janda kaya. Dia memiliki banyak usaha yang dijalankan oleh dirinya dan anak perempuan semata wayangnya. Wanita kaya tersebut tersenyum senang melihat kedatangan tamu. Dari raut wajahnya, nampak dia telah menyimpan sebuah kejutan kepada anak muda yang taat kepada guru tersebut.
Setelah berbasa-basi, wanita paruh baya mulai mengarahkan si pemuda ke pertanyaan serius,
“Ibu melihat kamu sudah cukup dewasa untuk memiliki seorang istri. Apakah kamu bersedia jika ibu minta untuk menikahi putri ibu”
          Mendengar pertanyaan tersebut si anak muda hanya diam menunduk. Dia tidak memiliki keberanian untuk menjawabnya. Dalam hatinya dia berkata
“Mana mungkin seorang pengangguran seperti saya bisa membiayai istri, untuk biaya hidup sendiri saja susahnya minta ampun”
Tanpa menunggu tanggapan anak muda di hadapannya, Ibu pemilik rumah kembali berbicara,
“Setelah berbicara dengan kamu, ibu sangat yakin bahwa kamu memang ditakdirkan oleh Allah untuk mengisi ruang kosong di rumah ini. Sudah lebih dari sepuluh tahun rumah ini tidak diisi oleh seorang pria setelah meninggalnya ayah si Maryam. Ibu harap kamu bisa menerima tawaran ini agar kita bisa bekerjasama menjalankan perusahaan-perusahaan peninggalan almarhum.”
          Kejujuran merupakan kunci kebahagiaan. Barang siapa yang berani memilih menjalani hidupnya dengan kejujuran niscaya hidupnya akan dipenuhi dengan cinta, karena sudah menjadi kodrat manusia menyukai prilaku jujur dan membenci segala macam kebohongan. Siapa pun kita menginginkan semua orang yang kita kenal berkata dan bertindak jujur terhadap kita. Orang tua berharap anaknya jujur dan sebaliknya anak berharap orang tuanya jujur, suami berharap istrinya jujur dan sebaliknya juga istri, kepala sekolah berharap guru-guru di sekolahnya jujur dan juga sebaliknya, guru berharap murid-muridnya jujur dan juga sebaliknya, pemilik perusahaan berharap stapnya jujur, rakyat berharap pemimpinnya jujur.
          Sayangnya di zaman sekarang ini kejujuran sangat sulit didapatkan. Semua orang berlomba-lomba untuk menipu dengan berbagai macam alasan. Bahkan beberapa hari lalu seorang guru besar di sebuah PTN dinyatakan melakukan tindak penipuan dengan menjiplak karya orang lain. Kita patut tercengang bila tidak menelusuri praktek kejujuran dari mulai tingkat terendah. Namun jika kita melihat segala praktek ketidak jujuran dari kelas teri maka kita tidak akan heran mendapatkan seorang guru besar menjiplak karya orang lain.
          Kegiatan Ujian Nasional yang diselenggarakan setiap akhir tahun pelajaran bagi siswa kelas akhir Sekolah Dasar, Menengah Pertama dan Menengah Atas bisa dijadikan barometer ketidak jujuran bangsa ini terhadap dirinya sendiri. Standar kelulusan yang dibuat sedemikian rupa ternyata tidak sejalan dengan kenyataan kualitas pendidikan kita. Pendidikan yang tidak merata serta kurangnya fasilitas penunjang pendidikan menjadi alasan banyak sekolah yang memberikan kemudahan muridnya dalam menjawab soal ujian nasional. Demi sebuah gengsi, kejujuran dikadali. Kepala sekolah, guru dan wali murid dengan bantuan oknum pejabat departemen pendidikan bekerjasama mencari jalan pintas untuk meluluskan anak bangsa yang akan menjadi ujung tombak di masa depan.
          Kejujuran seorang pencuri bisa membawanya kepada kebahagiaan. Dari seorang pemuda sebatang kara menjadi seorang pria beristri cantik dan memiliki pekerjaan yang terhormat. Itu semua menjadi bukti bagaimaan kejujuran bisa mengangkat derajat seseorang dari kubangan lumpur menuju istana penuh bahagia. Sebaliknya Guru Besar yang ketahuan melakukan penipuan ilmiah dicopot dari jabatannya. Dia tersungkur dari tangga kemuliaan ke sebuah kubang kehinaan. Semoga kita bisa terhindar dari penyakit dusta sehingga bisa merasakan bahagia dalam dunia penuh kejujuran.


Minggu, 30 Maret 2014

PENGERTIAN DAN TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR DAN ILMU SOSIAL

1.      Pengertian dan Tujuan Ilmu Sosial Dasar

      2.1. Pengertian Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar adalah ilmu pengetahuan untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia tentang masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, dan teori) yang berasal dari gabungan disiplin ilmu-ilmu sosial. Ilmu-ilmu sosial tersebut adalah : sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikokologi sosial. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipil.
Ilmu sosial dasar memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial yang terjadi di masyarakat kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga mahasiswa dapat berperan serta dalam mewujudkan hubungan yang harmonis kepada masyarakat.
Ilmu sosial dasar menyajikan pemahaman mengenai hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah—masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan yang melihat sasaran studinya sebagai suatu masalah obyektif dan subyektif. Dengan menggunakan kacamata obyektif berarti konsep dan teori yang berkenaan dengan hakekat manusia dan  masalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan.
Sedangkan menurut kacamata subyektif, masalah-masalah yang dibahas tersebut akan dikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan dan dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau mahasiswa. Masalah-masalah sosial tersebut nantinya akan menemui titik temu untuk diatasi dan diperbaiki bersama.
Dengan penggabungan kacamata obyektif dan subyektif akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang disertai dengan rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai masyarakat ilmiah dan warga negara Indonesia. Oleh karena itu seluruh lapisan masyarkat diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial, agar stabilitas keamanan tetap terjaga.
Yang membedakan masalah sosial dengan masalah lainnya bahwa masalah sosial selalu ada kaitannya dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial. Menurut masyarakat, masalah sosial adalah segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umum. Sedangkan menurut para ahli, adalah suatu kondisi atau perkembangan dalam masyarakat yang berdasarkan atas studi, mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
Misalnya, pedagang kaki lima menurut definisi umum bukanlah masalah sosial karena pedagang tersebut berupaya mencari nafkah untuk keluarganya dan memberikan pelayanan kepada warga pada taraf hidup tertentu. Tetapi bagi perencana kota, pedagang kaki lima tersebut merupakan sumber kekacauan dan kemacetan lalu lintas dan peluang kejahatan.
Masalah-masalah sosial yang dihadapi masyarakat tidaklah sama, hal ini disebabkan perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan masyarakat dan keadaan lingkungan alam dimana masyarakat itu hidup. Masalah-masalah tersebut dapat berupa masalah sosial, moral, politik, ekonomi, agama, dll.
Kegiatan-kegiatan sosial yang mendatangkan manfaat yang dilakukan bersama oleh masyarakat dapat mewujudkan kondisi yang harmonis diantara masyarakat. Kemudian dapat mengurangi kesenjangan dan kecemburuan sosial. Masyarakat harus bersatu dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi. Oleh karena itu, ilmu sosial dasar harus dipelajari oleh mahasiswa agar dalam kehidupan dalam masyarakat, mahasiswa telah mengerti dan memahami cara untuk mengatasi masalah-masalah sosial.
Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai bidang ilmu yang sedang dipelajari, namun mahasiswa juga harus dapat peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat. Ilmu sosial dasar harus dapat diterapkan dalam setiap mahasiswa agar mahasiswa memiliki kepribadian yang tidak hanya ahli dalam bidang profesinya tetapi juga mampu menerapkan ilmunya dalam kehidupan masyarakat.

1.2.Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Tujuan ilmu sosial dasar adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebih memahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalam masyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya secara kritis. Untuk itulah ilmu sosial dasar mempunyai peran penting agar mahasiswa memiliki bekal yang cukup dalam hidup bermasyarakat.
Masalah sosial yang terjadi pada masyarakat bersifat kompleks, tidak dapat diduga-duga, dan banyak sesuatu yang tersembunyi. Untuk itu mahasiswa harus berfikir kritis dan dijaksana dalam menanggapinya. Ilmu sosial dasar memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk dapat menjawab setiap permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Mahasiswa hanya perlu memikirkan bagaimana menemukan solusi untuk menghadapi masalah sosial.
Kemudian ilmu sosial dasar juga bertujuan untuk membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas. Dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lainnya. Mahasiswa membutuhkan wawasan yang luas mengenai sikap dan tingkah lakunya agar dapat menerapkan ilmunya kepada masyarakat luas.
Sikap dan tingkah laku mahasiswa ditentukan dari pergaulan mereka sehari-hari. Mahasiswa harus dapat memilih pergaulan yang sehat dan dapat memberikan manfaat yang baik. Mahasiswa harus mempunyai wawasan mengenai sikap dan tingkah laku yang baik yang dipakai ketika mereka berhubungan dengan orang lain. Hal ini diperlukan agar menjadi mahasiswa yang berkualitas, tidak hanya kepandaiannya mengenai ilmu pengetahuan tetapi juga harus pandai dalam bersikap.
Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sangat diperlukan, mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang minim pada masyarakat tersebut. Mahasiswa dapat membantu masyarakat dengan menerapkan ilmunya yang telah mereka pelajari selama di bangku kuliah. Selain itu masyarakat juga harus aktif di dalam pembangunan daerahnya.
Mahasiswa yang sukses  adalah mahasiswa yang dapat berwirausaha dan mempekerjakan masyarakat sekitar, agar daerah tersebut tidak tertinggal. Mahasiswa dan masyarakat dapat bekerjasama dalam membangun daerah. Dengan bekerjanya masyarakat, maka mahasiswa telah menaikkan perekonomian masyarakat dan masyarakat dapat hidup layak.
Selain itu ilmu sosial dasar bertujuan membantu kepribadian mahasiswa agar mampu berperan kepada bangsa dan Negara, dan agama. Mahasiswa dapat memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara dengan melalui penciptaan alat-alat yang berguna di masa yang akan datang, berprestasi di kancah internasional, dan mengabdikan seluruh jiwa dan raganya. Dengan begitu bangsa dan Negara akan menjadi besar, maju, dan diperhitungkan oleh bangsa lain.
Peran mahasiswa kepada agama adalah agar kepribadian mahasiswa tidak menyimpang dari ajaran agamanya. Agama dibutuhkan sebagai pengatur hidup manusia. Ketika mahasiswa sedang melakukan susuatu, mereka sudah tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Kepribadian mahasiswa akan berkembang dengan baik bila mereka dapat mengaplikasikan ilmunya yang disertai dengan ajaran agamanya.
Lalu ilmu sosial dasar memiliki tujuan untuk memberi ilmu pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir interdisipliner/ antar ilmu pengetahuan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan mahasiswa berkomunikasi dengan orang lain. Pengetahuan dasar yang luas akan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan potensi yang besar kepada lingkungan sekitarnya.
Komunikasi sangat penting dikuasai olesh setiap mahasiswa, karena dengan komunikasi yang baik kepada orang lain maka mereka akan dapat mengembangkan seluruh petensinya dan agar dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Komunikasi dipakai untuk mengajak masyarakat untuk dapat mandiri dan mensosialisasikan suatu temuan ilmiah yang dapat dimanfaatkan bersama-sama untuk kepentingan umum. Untuk itu mahasiswa dapat memahami peranan komunikasi dan fungsinya, agar suatu saat nanti tidak menimbulkan masalah sosial lainnya.

Kesimpulan yang dapat diambil dari materi ini adalah ilmu sosial memiliki banyak manfaat khususnya kepada mahasiswa. Ilmu sosial dasar memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Kemudian masalah-masalah sosial dapat diselesaikan dengan ilmu sosial dasar. Untuk itu mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan ilmu sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.